KEORGANISASIAN
Organisasi adalah bentuk persekutuan antara dua orang
atau lebih yang bekerja sama serta secara formil terikat dalam rangka
pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan mana terdapat
seorang/ beberapa orang yang disebut atasan dan orang / kelompok orang yang
disebut bawahan.
UNSUR UNSUR ORGANISASI
a.
Peraturan Dasar ( PD ) dan Peraturan Rumah
Tangga ( PRT )
b.
Personalia organisasi.
c.
Struktur Organisasi.
d.
Pembagian kerja.
e.
Program kerja.
f.
Permusyawaratan.
MACAM MACAM ORGANISASI
Berdasarkan
unsur-unsur organisasi dapat dibedakan sebagai berikut ;
1.
Organisasi Pelajar/ Mahasiswa :
OSIS, PMII, HMI, dll
2.
Organisasi Profesi : IDI, ICMI, dll
3.
Organisasi Minat : Arema, Persebaya, dll
4.
Organisasi Politik : PKB, PAN, PNI, PDI-P, dll
5.
Organisasi Sosial Keagamaan :
NU, Muhamadiyah dll
6.
Organisasi Sosial : LSM, Panti Asuhan dll
7.
Organisasi Kemanusiaan : PMI, ICRC dll
TANDA TANDA ORGANISASI
Suatu
organisasi terwujud apabila ada sekelompok orang yang sepakat melakukan usaha
bersama demi kepentingan bersama pula. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
ada tiga unsur penting dari suatu organisasi, yaitu ;
1.
adanya sekelompok orang
2.
adanya bersepakat untuk bekerjasama
3.
adanya kepentingan bersama
Sekelompok
orang itu terdiri dari atas individu-individu yang mempunyai tujuan sendiri,
cita-cita sendiri, harapan sendiri. Kesepakatan untuk bekerja sama untuk
tercapainya suatu tujuan.
Kelestarian
suatu organisasi akan lebih terjamin apabila kerjasama yang terdapat didalamnya
berlangsung dengan efektif dan efisien. Tingkat efektifitas dan efisiensi yang
tinggi itu hanya bisa dicapai apabila setiap orang didalam organisasi mempunyai
keyakinan bahwa tujuan yang telah ditetapkan merupakan tujuan yang patut dan
mungkin untuk dicapai.
PRINSIP PRINSIP ORGANISASI
Agar
organisasi bisa berjalan dengan baik , maka perlu diperhatikan prinsip-prinsip
sebagai berikut ;
1.
Tujuan yang jelas dan difahami oleh setiap
anggota organisasi.
2.
Adanya kesatuan arah/ komando.
3.
Adanya pembagian kerja/ tugas.
4.
Keseimbangan antara tugas, wewenang dan
tanggung jawab.
5.
Komunikasi
6.
Kesinambungan ( terus menerus )
7.
Koordinasi.
8.
Saling asah dan asuh.
9.
Pelimpahan kekuasaan.
10.
Pengamatan, Pengawasan dan Pengecekan
11.
Azas tahu diri (sadar akan kedudukannya dalam
organisasi)
12.
Kehayatan ( rasa saling memiliki yang kuat.
Apabila yang satu sakit yang lain juga ikut merasakan ).
Agar organisasi itu tetap hidup maka perlu adanya DISIPLIN.
Disiplin harus dijaga benar-benar. Berkaitan dengan hal itu perlu diketahui
beberapa hal ;
1.
Ketaatan, yaitu sikap
menuruti ketentuan yang berlaku dalam organisasi.
2.
Kesetiaan, yaitu ketaatan pada
seseorang atau pimpinan organisasi didasarkan atas rasa percaya ataupun karena
menaruh kepercayaan.
3.
Keseganan, yaitu ketaatan yang
didasarkan atas rasa takut terhadap wibawa seseorang.
4.
Ketaatan Patriarchal,
ketaatan terhadap orang yang dianggap bapak.
5.
Ketaatan Yuridis,
yaitu ketaatan kepada hukum yang didasarkan atas kesadaran serta pemahaman akan
akibat/ sanksi terhadap negara khususnya pengadilan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar